Mengajarkan Anak untuk Menghargai Uang

img_6578

 Sebagai seorang Ibu, banyak hal yang harus kita ajarkan pada anak. Salah satunya belajar mengenai uang. Sejak usia berapakah sebaiknya kita mulai mengajarkan hal ini? Menurut saya pribadi, anak sebaiknya diajarkan mengenai uang sejak usia dini.

There are a lot of things that we can do to teach them to appreciate the value of money. Salah satu yang kerap digunakan para orang tua adalah reward system. Dengan sistem ini anak belajar untuk menghargai uang yang diperolehnya dengan usahanya sendiri. Dulu saya agak pesimistis dengan sistem ini, karena pikir saya anak-anak tidak akan bertingkah beda meskipun cara mereka mendapatkan barang atau uang nya tidak sama. Namun ternyata saya salah…

Di usia Rama yang hampir enam tahun ini saya belajar bahwa ternyata anak kecil juga bisa diajarkan menghargai uang dan barang. Bukti yang paling nyata adalah ketika saya tidak lagi meng-iyakan keinginan Rama dan malah memintanya untuk menabung dari uang yang diperolehnya untuk membeli mainan yang dia inginkan.

Sebelumnya perlu diketahui bahwa Rama belum saya berlakukan sistem uang jajan. Dia hanya menerima uang dalam bentuk lumpsum saat hari lebaran, ulang tahun dan jika dia dikasih “upah” oleh kakek-neneknya. Upah disini bukan dari hasil kerja yang mengeksploit anak dibawah umur, bukaaan….tapi upah dari neneknya karena dia berhasil membantu membuat kue lebaran (meskipun lebih tepatnya berkreasi dengan cookie dough), atau upah memijat pundak kakeknya, atau pun upah karena berhasil menghapal surat-surat pendek.

Nah…hasil dari uang yang dia kumpulkan itu kami simpan di pouch bergambar Avenger miliknya. Setiap kali dia akan membeli mainan uangnya akan diambil dari pouch itu. And guess what?…He’s spending habit decreased almost drastically. Ternyata bener ya sistem cash envelope itu. When you see the money, it’ll be harder for you to spend and see it go. Rama sekarang gak lagi sembarangan tunjuk-tunjuk barang, minta beli ini-itu. Dia lebih hati-hati memilih barang dan memutuskan sendiri bagaimana dia akan menggunakan uangnya. Hihihihi kadang dia masih coba-coba nego sama saya sih, tapi demi menegakkan ilmu menghargai uang dengan baik, yah terpaksa di tega-tegain kalo dia minta nego berlebihan.

So, if you ask me what are the set of rules for teaching the kids on how to appreciate their stuff and/or money…here are the list:

  1. Bicarakan sejak awal dengan anak mengenai apa yang menjadi hak dan kewajibannya.
  2. Jangan ragu untuk mengatakan “tidak”.
  3. Hindari kunjungan terlalu sering ke toko mainan atau mall jika memang tidak ada keperluan penting.
  4. Ajarkan anak untuk merawat barang yang mereka miliki.
  5. Ajarkan anak untuk berhemat dengan tidak membolehkan mereka menggunakan uang mereka secara berlebihan.
  6. Dan yang terakhir…nikmati saat-saat bermain bersama dengan anak. Karena terkadang anak meminta banyak mainan hanya untuk menutupi rasa sepi yang mereka rasakan saat ditinggal kerja oleh orang tua. Now this is actually something I struggle my self. Especially during the busy season plus with the new baby. So hard to open my eyes during the night and to spare that quality time just with Rama.

But a mother gotta do what she gotta do. What about you? Have you teach your kiddos to appreciate their stuff and/or belongings?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s