Gender Reveal

image

Currently I’m 24 weeks in pregnant and just recently we had our professional 4D screening. Honestly, I was a bit nervous because I had an unsettled heart, where half part of mine willingly to accept if the baby turns out to be a boy, but the other half part wished and desperately wished it to be a baby girl.

So when the day comes for us to find out what the baby gender was, I get a bit anxious and start to questioned “what if…what if…”.

But I do already love the baby inside, so I finally thought, “Dear, I don’t really care what gender you will be. As long as you’re healthy then I will be very pleased to meet you my dear baby”. And so with that in mind, I follow through.

That day, my mum and Rama also come to the clinic for the 4D screening. Bowie was a bit nervous himself, considering he was also wanted a baby girl. And so the doctor started the ultrasound and there she was. Yup, I said “she”. Because the doctor told us that the baby is going to be a girl, one healthy baby girl.

I almost cry out of happiness, and the others seem to feel the same. Something funny though happened, when Rama saw the 4D screening he immediately said “oh how cute, there’s a baby alien in mummy’s tum”. Hahahaha, he couldn’t really see the face of a baby, and instead he thought the baby was an alien. All of us started to laugh, even the doctor and the nurse.

In case any of you wondering, I did my 4D screening with dr. Yudith at Sam Marie Hospital which located on Jl. Wijaya I No. 45, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. The cost for a 4D screening was around IDR 900 thousand. The procedure itself took only 30-45 minutes but you get a thorough check.

Advertisements

Love Your Skin During Pregnancy

Di usia kandungan yang sudah memasuki minggu ke-24 mulai ada beberapa perubahan nyata yang juga ikut diperhatikan oleh teman-teman kantor dan keluarga dekat. Diantaranya baby bump yang semakin besar dan terkadang cenderung menonjol di satu sisi atau bagian perut tertentu saja, serta kondisi kulit yang semakin kering dibanding hari-hari sebelumnya.

Malu kadang untuk mengakui kulit yang mulai ber-metamorfosis seperti kulit kadal (untungnya gak sampai bersisik). Mengganggu dan gatal, khususnya jika kekeringan itu ada di sekitar area perut, wajah dan tangan. Ketiga area tadi adalah yang paling banyak mengalami perubahan. Kulit perut melebar karena baby bump yang semakin besar, sementara kulit wajah dan tangan mengering akibat perubahan hormon dan juga efek selalu berada di ruangan full AC hampir seharian penuh.

Namun seperti yang mungkin sudah diketahui mommies lain, bahwa penanganan atau treatment untuk ibu hamil tidak bisa disamakan dengan yang lainnya. Ada baiknya kita lebih aware dengan produk-produk yang kita pakai terutama yang berhubungan langsung dengan kulit saat hamil. Ada beberapa artikel di dunia internet yang bisa kita jadikan referensi, namun secara singkat beberapa tips yang sudah dirangkum berikut ini mungkin bisa membantu preggy mommies lainnya:

  1. Look for any product with paraben free label. My current pick is the St. Ives Nourishing Vanilla Body Wash. Selain baunya yang harum, formulanya begitu lembut di kulit serta bebas dari bahan pengawet.
  2. Use organic facial skin treatment. Untuk yang satu ini aku sendiri gagal sebenernya, karena terkecoh kalimat “odor and colour free” akhirnya beli produk yang dikira aman untuk ibu hamil, ternyata banyak kandungan bahan kimianya *gloomy*.
  3. Aim for less, or better yet deodorant free. Pasti banyak mommies yang mengernyitkan dahi atau tidak menyetujui kalimat aku barusan, tapi deodorant yang ada  dipasaran itu sebenarnya kurang sehat untuk kita (preggers or not). Yang pernah aku denger sih, dikategorikan berbahaya karena pemakaian deodorant yang langsung pada lubang/kelenjar keringat yang ada di ketiak. Padahal ketiak kita itu pori-porinya hampir selalu terbuka, namun dengan menggunakan deodorant kita secara tidak langsung memasukkan ingredients yang tidak natural itu kedalam badan. But honestly, nowadays nobody goes out of the house without using that particular product. Sebenernya ada satu produk pengganti yang bentuknya seperti kristal namun terbuat dari unprocessed salt dan konon katanya produk itu berhasil menghilangkan bau tida sedap yang keluar dari tubuh. Tapi produk itu masih belum tersedia secara umum di Indo bahkan mungkin diseluruh dunia, kalaupun ada yang jual mungkin harganya akan jauh lebih mahal dari deo pada umumnya. Untuk itu, mungkin kita bisa mengakali penggunaan deo dengan lebih ramah pada tubuh. Pilih dengan baik jenis deonya, dan sebisa mungkin tidak menggunakannya secara berlebihan.
  4. Moisturize your skin, love your skin mommies. Nah, kalo yang ini aku suka banget nih. Saat ini ada beberapa produk yang aku pakai untuk memenuhi kebutuhan kulit. Untuk mengurangi rasa gatal di perut akibat kulit yang melar, aku beli jojoba oil massage yang dijual mom n jo. Efektif lho mengurangi rasa gatal dan kulit terasa lebih halus. Sebenarnya jojoba oil ini bisa dipakai diseluruh tubuh, tapi untuk area lain selain perut rasanya lebih suka yang ada wanginya. Untuk itu, theBodyShop’s Argan Oil Body Butter and Body Scrub jadi andalan. Selain baunya wangi, body butter lebih cocok memenuhi nutrisi kulit yang lebih kering.

So, are you ready for a night of pamper and treat your skin the best?

image
image